Saturday, 11 June 2016

Ilmu adalah cahaya kehidupan

Assalamualaikum

Hai para akhi, taukah anda bahwa kita sedang ada dihutan yang mana disana sangat gelap dan penuh dengan jebakan, maka untuk menyelamatkan diri, kita harus punya lentera untuk penerangan, supaya tidak terjerumus ke jurang.

Lalu apa bedanya dengan kita yang hidup di dunia ini yang penuh dengan jebakan dan dalam keadaan gelap. Maka untuk menyelamatkan diri kita harus punya ilmu yakni ilmu agama yang paling pokok. Karena kita hidup bukan untuk mati tapi kita hidup untuk hidup berikutnya yakni akhirat. 

Untuk itu persiapkanlah oleh kita bekal untuk hidup berikutnya dengan kesempatan hidup sekarang. Mau tidak mau kita pasti akan mengalami hari akhirat. Mau kafir mau muslim mau yahudi mau nasroni dan lain sebagainya pasti bertemu denganNya. 

Jangan sampai anda menjadi orang yang menyesal di hari kemudian. pelajarilah ilmu agama terlebih dahulu dengan sungguh-sungguh sebelum pelajaran umum karena ilmu agama bagaikan akarnya pelajaran umum batNg dan yang lainnya.

Sekarang kita sadar hakikat hidup yakni mencari keridoan sang pencipta alam semesta ini karena kita dibebani tugas hidup disini. Terima saja karena olehNya kita diberi segalanya(fasilitas lengkap) untuk mengerjakannya. 

Jika anda tidak menerima dengan semua ini, anda mati saja dan siap untuk menerima siksa yang pedih.

nah itulah ilmu agama sebagai penerang untuk menuju kehidupan abadi, bukan sebatas kehidupan yang fana ini yakni dunia.

Sekianlah dari saya mudah-mudahan bermanfaat bagi saya sendiri umumnya bagi semua umat Muhammad SAW.

Wassalamualaikum

Friday, 3 June 2016

Ilmu yang insyalloh bisa menjadi rujukan saat ini

Assalamualaikum wr wb

Selamat malam ya akhi, dikala semua orang saat ini sedang memeperlihatkan kepribadiannya di depan umum, maka kita sebagai muslim seharusnya bisa menjaga kepribadian diri karena perkataan yang kita keluarkan merupakan tanda kepribadian diri.

Tengok saja oleh anda pada sebuah keterangan yang mengatakan "berfikirlah saat anda akan melakukan sesuatu" dalam arti keterangan itu memberi isyarat kepada kita bahwa ketika kita ingin berbuat sesuatu, mengatakan sesuatu anda harus sudah berfikir dengan beberapa kemungkinan yang akan terjadi setelahnya.

Lihatlah sekitar anda saat ini apakah yang banyak terjadi??? Maksiat atau Berbuat kebajikan ???

"Jawabannya ada pada benak anda"

Anda akan tersenyum sendiri melihat keadaan sekarang, nah untu itu saya mau bertanya, apakah kita termasuk juga didalamnya??? mari kita berfikir sejenak.
jika kita merasa ada didalamnya segeralah untuk berbalik kepada yang seharusnya (come back/taubat). Yah itulah memang yang terjadi.

Dilingkungan kita saja sudah banyak (dominan) yang melakukan maksiat dari pada yang baiknya, seharusnya mungkin dunia ini sudah harus diberi adzab tapi belum terjadi juga ?? nah inilah kasih sayang Alloh untuk kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW yang mana nabi pernah mendoakan yang isinya kita tidak akan diberi adzab langsung didunia ini  seperti halnya umat terdahulu jika melakukan maksiat.

Nah inilah yang harus kita pikirkan.  

Terima Kasih . Wallohu A'lam bisowwab

Wassalamualaikum Wr Wb